Selain itu, mereka juga tidak boleh memakai alas kaki dan kendaraan, tidak menggunakan listrik, tidur dengan alas tikar, makan pun masih menggunakan daun pisang, gelas yang terbuat dari bambu, serta tidak boleh menggunakan sendok.
Setiap minggu diadakan razia dari kepala suku setempat. Jika ada warga yang ketahuan menggunakan sendok, piring, dan lain-lain, akan diambil.
Belakangan, banyak wisatawan tertarik berkunjung ke kampung pedalaman Suku Baduy. Nah, untuk Anda yang baru pertama kali, jangan khawatir dilarang ini dan itu. Untuk tamu, masih diperbolehkan menggunakan sendok ataupun piring. Tetapi, jika berencana melakukan perjalanan ke Baduy Dalam, harus membawa peralatan makan sendiri, kecuali jika ingin merasakan cara hidup tradisional seperti mereka.
Tak hanya itu, jika berencana menginap di Baduy Dalam, jangan lupa membawa logistik sendiri, yang nantinya bisa diberikan kepada warga yang rumahnya akan Anda singgahi.
Untuk menuju Baduy Dalam, harus menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, akan terlihat rumah-rumah warga suku Baduy Luar, kemudian melewati sungai-sungai, hingga naik dan turun perbukitan


0 comments:
Post a Comment